0

Ucapan Salam & Bersalaman Menggugurkan Dosa

Ucapan Salam & Bersalaman Menggugurkan Dosa
عن حذيفة بن اليمان ، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال إِنَّ المُؤْمِنَ إِذَا لَقِيَ الْمُؤْمِنَ فَسَلَّمَ عَلَيهِ وَأَخَذَ بِيَدِهِ فَصَافَحَهُ تَنَاثَرَتْ خَطَايَاهُمَا كَمَا يَتَنَاثَرُ وَرَقُ الشَّجَرِ

Daripada Huzaifah al-Yaman daripada Nabi SAW baginda bersabda: “Jika seorang mukmin bertemu dengan mukmin lainnya lalu mengucapkan salam kepadanya dan mengambil tangannya lalu menjabatnya, maka berguguranlah dosa-dosa mereka seperti gugurnya daun-daun dari pepohon”   Riwayat at-Tabrani No: 250
Pengajaran:

1.  Satu daripada adab yang perlu dilaksanakan apabila bertemu sesama Muslim ialah mengucapkan salam. 

2.  Ucapan salam juga tanda kecintaan kepada sesama Muslim. Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ – رواه مسلم

“Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku beritahu dengan sesuatu yang apabila kalian lakukan kalian akan saling mencintai? (yaitu) sebarkanlan (ucapkanlah) salam diantara kalian.” (HR. Muslim)

3.  Berjabat tangan adalah ibadah yang disyariatkan ketika bertemu dan berpisah

4.  Berjabat tangan juga menjadi sunnah para sahabat, sebagaimana digambarkan dalam riwayat berikut :

عَنْ قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ قُلْتُ لِأَنَسٍ أَكَانَتْ الْمُصَافَحَةُ فِي أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ – رواه البخاري

Dari Qatadah ra, aku berkata kepada Anas bin Malik, “Apakah berjabat tangan selalu dilakukan oleh para Sahabat Rasulullah SAW?” Anas menjawab, “Ya”. (HR. Bukhari)

5.  Ibn Hajar mengatakan, “berjabat tangan adalah melekatkan telapak tangan pada telapak tangan yang lain.” (Fathul Bari, 11/54). Menurut Imam An Nawawi dalam al-Adzkar – ditahan beberapa saat, selama tempoh waktu yang cukup untuk menyampaikan salam.” 

6.  Muslim yang berjabat tangan apabila bertemu akan menggugurkan dosa-dosanya seperti dedaun
Ayuh…. sempena Syawal … ketika kita saling kunjung mengunjung… ambil kesempatan mengucapkan salam dan bersalaman sesama jantina yang dibenarkan syara.

7hb Julai  2016/2 Syawal 1437H

Sumber daripada:

#Syawal Bulan Rahmah Untuk Semua#

Pertubuhan IKRAM Malaysia Negeri Johor

Advertisements
0

Pertemuan Dua Muslim Mengampunkan Dosa

Pertemuan Dua Muslim Mengampunkan Dosa 
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

Sabda Rasulullah (SAW), “Tidaklah dua orang Muslim bertemu lalu saling berjabat tangan, melainkan diampuni bagi keduanya sebelum keduanya berpisah” (HR Abu Daud: No 4536)  
Pengajaran:

1.  Ambil peluang sempena Syawal ini saling ziarah menziarahi, bertemu dan bersua muka antara satu sama lain

2.  Ketika bertemu sesama Muslim, ambil peluang saling berjabat tangan (pastikan bukan berlainan jantina yang dilarang)

3.  Allah akan mengampuni dosa dua orang Muslim yang bertemu dan berjabat tangan, sebelum mereka berpisah.

JOM … saling bersalaman dan bermaafan. Firman Allah dalam Surah An-Nur ayat 22:

وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

7hb Julai  2016/2 Syawal 1437H

Sumber daripada:

#Syawal Bulan Rahmah Untuk Semua#

Pertubuhan IKRAM Malaysia Negeri Johor